Berita Terkini

KPU Adakan BIMTEK Dan Orientasi Tugas Badan Adhoc PPK PILKADA 2024.

Kab-probolinggo.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan (BIMTEK) Bimbingan Teknis dan Orientasi Tugas Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Dan Wakil Bupati Probolinggo Tahun 2024 di Hotel Agrowisata Kusuma, 31 Mei 2024 s/d 1 Juni 2024. Dalam acara tersebut KPU turut mengundang Ketua BAWASLU Kabupaten Probolinggo,  Yonki Hendriyanto sebagai Narasumber. Ia mengatakan agar masing-masing pada Adhoc dapat menjalin komunikasi yang baik sesuai dengan tingkatan masing-masing (PPK dengan PANWASCAM) untuk melakukan koordinasi. Hal itu selaras dengan apa yang disampaika oleh Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Aliwafa bahwa pentingnya dalam menjaga Komunikasi antar sesama penyelenggara. Yonki Hendriyanto menambahkan jika BAWASLU melakukan Pengawasan Partisipatif sebagai bentuk agar masyarakat tidak hanya berperan pada peningkatan persentase kehadiran saat pencoblosan saja, tetapi lebih mengarah pada pengawalan proses pemilihan sejak awal, tambahnya. Bimbingan Teknis dan Orientasi Tugas Badan Adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Dan Wakil Bupati Probolinggo Tahun 2024 dihadiri oleh Jajaran Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo, Sekretaris, Kasubbag serta Para Staff dan Anggota PPK Se Kabupaten Probolinggo.  

Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila.

Kab-probolinggo.kpu.go.id, 1-6-2024, Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo melaksanakan Upacara bersama Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Se-Kabupaten Probolinggo bertindak sebagai inspektur Upacara, Aliwafa, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo. Ia mengatakan bahwa dalam Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sebagaimana tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. “Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya dan Bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri, berdaulat” ucapnya. Momentum Hari Lahir Pancasila juga dapat menjadi momentum dalam menghadapi PILKADA Serentak 27 November 2024 sehingga dapat berjalan aman dan damai dengan partisipasi yang tinggi, tambahnya.  

Kelembagaan KPU Dan Tahapan Penyelenggaraan PILKADA 2024.

Kab-probolinggo.kpu.go.id, Dalam Kegiatan BIMTEK dan Orientasi Tugas Badan Adhoc,  Aliwafa, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo saat memberikan materi Tata Kerja tentang Kelembagaan KPU Dan Tahapan Penyelenggaraan PILKADA 2024. Aliwafa mengingatkan akan pentingnya untuk selalu menjaga kekompakan dalam menghadapi PILKADA (Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo). “Yang penting kompak, satu sama lain harus bisa saling menguatkan jangan sampai saling menjatuhkan” harapnya. Selain itu Aliwafa Juga Menekankan agar dalam pembagian tugas pada masing-masing divisi untuk ditempat sesuai dengan tempatnya. “Jika memang memiliki kelebihan dalam bidang komputer berarti ditempatkan yang memiliki hubungan dengan komputer” tambahnya. Untuk menentukan sebuah Keputusan dalam pengambilannya harus bersama sama sehingga menjadi Keputusan bersama, tutupnya dihadapan perserta BIMTEK dan Orientasi Tugas Badan Adhoc PPK PILKADA tahun 2024.  

Kode Etik Penyelenggara Pemilu Dan Evaluasi Kinerja PPK Dalam Pilkada Tahun 2024.

Kab-probolinggo.kpu.go.id, Dalam materi kali ini “Kode Etik Penyelenggara Pemilu Dan Evaluasi Kinerja PPK Dalam Pilkada Tahun 2024” yang disampaikan oleh Ketua Divisi Hukum KPU Kabupaten Probolinggo, Rifqohul Ibad mengatakan akan pentingnya menjaga kode etik. Ia mengatakan dalam paparanya bahwa dengan keterbukaan informasi dan berkembangnya teknologi termasuk media sosial agar hati hati dalam.menggunakan media sosial meski itu sifatnya pribadi karena statusnya saat ini adalah sebagai anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), mengapa ? karena hal itu bagian dari menunjukkan tidak berintegritas sebagai penyelenggara termasuk menjaga sikap, jelasnya. Sebagai penyelenggara Kita jangan sampai merampas atau memotong hak orang lain lakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, tambah pria yang pernah menjabat sebagai anggota BAWASLU Kabupaten Probolinggo.

Tata kerja PPK PILKADA 2024

Kab-probolinggo.kpu.go.id, Dalam menjalankan tugas sebagai Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai disampaikan oleh Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Probolinggo, Bayu Rizky Pramudya Ershandi saat memberikan materi dalam acara BIMTEK dan Orientasi Tugas Badan Adhoc PPK PILKADA 2024. Ia mengatakan anggota PPK harus mampu memetakan dan mengantisipasi permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan tugas terutama saat menghadapi Pilkada Tahun 2024, terangnya. Selain itu perlu dilakukan Untuk menyamakan perspektif dalam membangun langkah strategis yang tepat, tambahnya. Sebelum itu tentu setiap anggota PPK harus mengetahui betul tentang tugas, wewenang, dan kewajiban PPK dalam PILKADA sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam melaksanakan tugas masing-masing, tutupnya.

Hubungan kerja dan Peningkatan kapasitas Penyelenggara pemilu Dalam PILKADA Tahun 2024.

Kab-probolinggo.kpu.go.id, Dalam hal menjaga hubungan kerja dan peningkatan kapasitas selaku penyelenggara menjadi yang sangat penting dan tidak hanya sampai disitu sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Probolinggo, Muhammad Arifin. Muhammad Arifin mengatakan bila komunikasi yang dilakukan hanya dianggap sebatas komunikasi saja maka ada yang kurang sehingga harus mengasilkan sebuah karya atas komunikasi yang sudah dijalankan. “Adanya sekretariat pada PPK itu merupakan bagian komunikasi yang sudah dijalin” jelasnya. Selain itu diperlukan adanya sinergitas pada masing-masing tingkatan Camat, Koramil dan lainnya sehingga terjalin harmonis, tambahnya. Selain itu karena Kita bekerja di KPU maka harus punya rasa memiliki, bagaimana.memilikk rasa suatu untuk dicintai yang perlu dipupuk sehingga tidak hanya sebatas bekerja, ungkap Muhammad Arifin. Bila terjadi perbedaan itu menjadi hal biasa sehingga hal itu jangan dijadikan sebuah pertengkaran namun anggap saja seni dalam berkomunikasi, tutupnya saat memberikan arahan dalam kegiatan BIMTEK dan Orientasi Tugas Badan Adhoc PPK PILKADA 2024.